Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan sejumlah pekerjaan besar menanti kepemimpinan baru Dinas Perhubungan Kota Padang, mulai dari penanganan kemacetan, penertiban terminal bayangan, hingga pemberantasan parkir liar. Pesan itu ia sampaikan saat memimpin apel serah terima jabatan Kepala Dishub Kota Padang di halaman kantor dinas tersebut, Rabu (13/5/2026) pagi.

Dalam serah terima itu, Bendera Pataka Dishub diserahkan dari pejabat lama Ances Kurniawan kepada wali kota, lalu diteruskan kepada Yudi Indra Syani yang kini resmi menjabat Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang. Yudi sebelumnya memimpin Dinas Pariwisata Kota Padang setelah dilantik dalam rotasi pejabat pimpinan tinggi pratama beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ances Kurniawan mendapat tugas baru sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang. Ia tercatat telah hampir tiga tahun menakhodai Dishub Kota Padang.

Fadly mengapresiasi dedikasi Ances selama memimpin dinas tersebut. Menurut dia, kinerja Dishub menunjukkan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Alhamdulillah, kinerja Dinas Perhubungan Kota Padang berkembang ke arah yang lebih baik. Itu juga berkat dorongan dan kepemimpinan Pak Ances Kurniawan,” ujar Fadly.

Ia menekankan bahwa Dishub memegang peran strategis dalam pelayanan publik, terutama di sektor lalu lintas dan angkutan jalan. Karena itu, Fadly berharap pejabat baru dapat menjaga bahkan meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung Program Unggulan Padang Amanah dan Padang Rancak.

Ia juga menitipkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Menurut Fadly, masalah kemacetan, terminal bayangan, dan parkir liar mesti ditangani dengan pendekatan yang tepat dan profesional.

“Pertama, Padang anti macet. Saya minta dilakukan rekayasa lalu lintas secara strategis dan profesional. Kemudian terminal-terminal bayangan harus ditertibkan, kita sudah memiliki Terminal Anak Air yang dibangun pemerintah pusat dengan anggaran besar, manfaatkan secara optimal,” tegasnya.

Selain itu, Fadly meminta Dishub Kota Padang mempercepat digitalisasi sistem parkir. Ia juga menyoroti praktik parkir liar dan pungutan ilegal yang dianggap mengganggu ketertiban kota serta kenyamanan warga.

Fadly menegaskan perlunya profesionalisme, transparansi, dan ketegasan dari seluruh jajaran Dishub agar transportasi di Kota Padang berjalan aman, tertib, dan nyaman.

“Parkir liar harus ditertibkan. Jika memang dibutuhkan masyarakat, legalkan dan tata dengan baik. Namun jika ilegal dan meresahkan, tindak tegas, karena parkir yang sudah resmi sekarang harus didigitalisasi sesuai perkembangan teknologi,” pungkasnya.

Acara serah terima jabatan itu juga dihadiri Kadishub Sumbar Dedy Diantolani, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat Teguh Afrianto, Dandenpom I/4 Padang Letkol Cpm Binson Simbolon, unsur Forkopimda, Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang, sejumlah kepala OPD, mantan Kadishub Kota Padang Firdaus Ilyas, serta mitra kerja Dishub Kota Padang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *