Padang – Dosen Departemen Pendidikan Nonformal (PNF) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang (UNP), Fitri Dwi Arini, M.Pd., menjadi narasumber dalam kuliah tamu yang digelar College of Education, Isabela State University, Filipina, pada 11-12 Mei 2026 secara daring melalui Zoom.

Kegiatan ini menjadi tindak lanjut kerja sama internasional yang telah dijalin UNP dan Isabela State University sejak Maret 2026. Kuliah tamu tersebut diikuti mahasiswa Bachelor of Secondary English sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi akademik dan internasionalisasi pendidikan tinggi.

Dekan College of Education Isabela State University, Prof. Dr. Marinel Dayawon, mengatakan kegiatan itu dirancang untuk meningkatkan keterampilan pedagogis dan penelitian mahasiswa melalui pertukaran pengetahuan akademik antarlembaga.

Agenda ini juga sejalan dengan komitmen UNP dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 17 tentang kemitraan global. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh mahasiswa dan sivitas akademika Isabela State University.

Pada sesi pertama, 11 Mei 2026, Fitri membawakan materi berjudul “AI & Teknologi Pendidikan dalam Pembelajaran, Pengajaran, dan Penilaian Keterampilan Makro Bahasa Inggris.” Ia menjelaskan transformasi pembelajaran bahasa Inggris melalui pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pengembangan lima keterampilan berbahasa, yakni mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, dan melihat.

Fitri menuturkan, teknologi berbasis AI dapat menjadi pendamping belajar yang membantu siswa memperoleh umpan balik secara instan, meningkatkan literasi digital, serta mendukung pembelajaran yang lebih adaptif dan inklusif. Menurutnya, manfaat itu juga dapat dirasakan siswa penyandang disabilitas melalui fitur caption otomatis dan image-to-text.

Pada sesi berikutnya, 12 Mei 2026, Fitri menyampaikan topik “Meningkatkan Visibilitas Global: Praktik Penulisan dan Publikasi Penelitian di Indonesia.” Materi tersebut menyoroti strategi untuk meningkatkan visibilitas publikasi ilmiah Indonesia di tingkat global.

Dalam sesi itu, mahasiswa juga diajak membahas tantangan ekosistem riset di Indonesia, strategi publikasi internasional, pentingnya kolaborasi penelitian, serta pengelolaan profil akademik untuk memperluas jejaring keilmuan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *