Rambatan – Korban banjir bandang dan tanah longsor di Tanah Datar akan segera memiliki hunian tetap (Huntap) terpadu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bergerak cepat merealisasikan pembangunan 34 unit Huntap di Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan.

Lahan seluas 2 hektare telah disiapkan untuk pembangunan Huntap terpadu ini. Lokasinya berdampingan dengan Huntap yang sudah ada, sehingga diharapkan mempercepat proses pembangunan dan menciptakan kawasan hunian yang terintegrasi.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, dan Direktur Jenderal Kawasan Pemukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) RI, Fitrah Nur, meninjau langsung lokasi tersebut pada Sabtu (27/12/2025).

Wakil Gubernur Vasko Ruseimy mengapresiasi kesigapan Pemkab Tanah Datar dalam menyiapkan lahan. Ia menyebut ketersediaan lahan adalah kunci utama agar pembangunan Huntap dapat segera dimulai.

“Pembangunan Huntap ini adalah wujud kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang terdampak bencana,” kata Vasko.

Dirjen PKP Fitrah Nur menegaskan komitmen kementeriannya untuk mendukung penuh pembangunan Huntap di Tanah Datar. “Jika pemerintah daerah sudah siap dengan lahan, kami siap dengan anggaran,” tegasnya.

Bupati Eka Putra menyatakan, pembangunan Huntap adalah tanggung jawab Pemda terhadap warganya yang tertimpa musibah. “Langkah ini adalah komitmen dan langkah cepat Pemda untuk memastikan masyarakat terdampak dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan layak,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *