Solok – Ribuan warga memadati Taman Kota Solok, Minggu (10/5/2026), untuk menyaksikan puncak Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari periode 1 Agustus 2025 hingga 31 Maret 2026.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi momentum pengundian hadiah, tetapi juga sarana memperkuat literasi keuangan dan mendorong kebiasaan menabung di tengah masyarakat.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah hadir dalam kegiatan itu. Ia menegaskan, menabung bukan sekadar menyisihkan uang, melainkan bagian dari upaya membangun ketahanan ekonomi yang berkelanjutan.
“Budaya menabung merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi, baik pada tingkat individu, keluarga, maupun daerah. Setiap rupiah yang ditabung masyarakat sesungguhnya ikut menjadi kekuatan pembangunan daerah,” ujar Mahyeldi.
Acara dimulai sejak pagi dengan pengundian hadiah utama, hiburan rakyat, serta promosi berbagai layanan digital perbankan Bank Nagari.
Mahyeldi mengatakan, Bank Nagari tidak hanya berperan sebagai lembaga intermediasi keuangan, tetapi juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan keuangan, memperkuat UMKM, dan mendorong inklusi keuangan hingga pelosok.
Ia pun mengapresiasi konsistensi Bank Nagari dalam menghadirkan inovasi layanan dan program apresiasi bagi nasabah. Menurut dia, Gebyar Hadiah Tabungan menjadi langkah efektif untuk meningkatkan penghimpunan dana masyarakat yang nantinya dapat disalurkan kembali ke sektor produktif.
“Bank Nagari terus melakukan transformasi, baik dari sisi digitalisasi layanan, penguatan manajemen risiko, maupun peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, Bank Nagari menjadi semakin dipercaya masyarakat Sumatera Barat,” kata Mahyeldi.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan inklusi keuangan memiliki kaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Semakin banyak masyarakat terlibat dalam layanan perbankan, semakin besar pula peluang daerah memperkuat pembiayaan sektor produktif, terutama UMKM dan ekonomi kerakyatan.
“Tabungan tidak boleh berhenti hanya sebagai simpanan. Tabungan harus menjadi energi penggerak ekonomi daerah. Dana masyarakat yang dihimpun harus kembali disalurkan untuk pembiayaan sektor pertanian, industri pengolahan, pariwisata, dan sektor produktif lainnya yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra mengatakan bank milik pemerintah daerah itu akan terus hadir mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia memastikan dana nasabah aman dan dikelola secara profesional di bawah pengawasan regulator keuangan nasional.
“Bank ini tunduk pada regulasi dan secara berkala diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Alhamdulillah, tingkat kesehatan bank kita berada pada kategori sehat dengan rating yang kuat,” ujarnya.
Gusti menjelaskan, hingga tutup buku tahun 2025, total aset Bank Nagari mencapai Rp33,6 triliun.
Ia menambahkan, jaringan layanan terus diperluas agar menjangkau seluruh wilayah Sumatera Barat, termasuk daerah kepulauan, melalui penguatan kantor layanan, ATM, CRM, EDC, serta layanan digital.
Pada Gebyar Hadiah Tabungan tahun ini, Bank Nagari menyiapkan beragam hadiah, di antaranya satu unit Toyota Fortuner, satu Mitsubishi Xpander, satu Honda Brio, lima paket umrah, tiga unit Yamaha NMAX, 56 unit Honda Vario 125, serta hadiah emas dan hadiah lainnya.
Rangkaian kegiatan telah berlangsung pada 8-9 Mei 2026 dan mencapai puncaknya pada 10 Mei 2026 di Kota Solok.
Acara ini menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dan Bank Nagari dalam memperkuat budaya menabung, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.











