PADANG – Ratusan siswa SMP Negeri 13, Kecamatan Koto Tangah, antusias menyambut program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah, Rabu (1/10/2025). Program ini disambut gembira oleh para siswa.

Zifana, seorang siswi, mengungkapkan kegembiraannya usai menikmati makan siang di sekolah. “Dengan MBG ini kami lebih bersemangat lagi untuk belajar, dan alhamdulillah makanannya juga sangat enak,” ujarnya.

Menu MBG yang disajikan kali ini terdiri dari ayam kecap, buah jeruk, dan sayur. Zifana mengaku terkesan dengan menu tersebut.

“Semoga makan gratis ini terus ada, agar bisa menjadikan kami semangat untuk belajar. Dan semoga teman-teman semuanya terbantu dengan adanya MBG ini,” harap siswa kelas 9 tersebut.

Kepala SMP Negeri 13 Padang, Zulfano, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas penyaluran program MBG di sekolahnya.

Zulfano menjelaskan, sekitar 80 persen siswa di SMP 13 Padang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Program MBG ini sangat membantu memenuhi kebutuhan 933 siswa setiap harinya.

“Semoga ini terus berlanjut,” kata Zulfano.

Kepala SPPG Koto Tangah, Nunung Emalia Putri, menjelaskan bahwa MBG diberikan saat jam makan siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

SPPG, lanjut Nunung, memiliki peran penting dalam melakukan quality control agar operasional program berjalan lancar. SPPG juga berperan dalam menyelesaikan potensi konflik di dapur.

“Di dapur itu kan biasanya tidak berjalan mulus, pasti ada beberapa konflik, baik itu masalah harga bahan dan lainnya. Di situlah SPPG berperan sebagai pengendali atau pengawas agar program ini tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.

Terkait menu makanan, SPPG menyesuaikan dengan kearifan lokal Sumatera Barat dan memvariasikannya setiap hari.

“Baik itu proteinnya ayam, ikan, maupun telur, nanti kita variasikan dan sesuaikan dengan kesukaan siswa,” imbuh Nunung.

Nunung berharap program MBG di Kota Padang dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dari segi ekonomi.

“MBG ini dapat memberikan manfaat kepada anak-anak sekolah serta membantu proses tumbuh kembang siswa agar mereka fokus belajar, semakin semangat bersekolah, dan dapat menjadi generasi emas yang kita harapkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *