Padang – Pemerintah Kota Padang menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara optimal. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Program MBG tingkat Provinsi Sumatera Barat, Selasa (22/7).
Rakor yang berlangsung di Auditorium Gubernur Sumbar ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, kepala daerah se-Sumbar, unsur Forkopimda Sumbar, serta para kepala perangkat daerah terkait, hingga perwakilan BUMN dan BUMD turut hadir dalam rakor tersebut.
Maigus Nasir menegaskan bahwa program MBG sejalan dengan visi Kota Padang.
“Kita sangat mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai langkah telah disiapkan untuk menyukseskan implementasi program MBG di Kota Padang. Langkah-langkah tersebut termasuk pemetaan sasaran serta keterlibatan sekolah dan masyarakat.
“Saat ini kita telah menjangkau sebanyak 27 sekolah yang melaksanakan MBG, semoga ke depan semakin bertambah lagi,” kata Maigus Nasir.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program MBG berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah untuk memastikan kesiapan daerah masing-masing, baik dari sisi infrastruktur, data penerima manfaat, maupun koordinasi antar instansi.
“Program ini bukan sekadar bantuan makan bergizi gratis, tetapi investasi besar untuk generasi masa depan,” tegas Mahyeldi.
Mahyeldi berharap program ini dapat membantu anak-anak Sumbar tumbuh sehat, cerdas, dan kuat. Selain itu, program ini juga diharapkan berdampak terhadap pengembangan ekonomi lokal, pengurangan angka kemiskinan, pencegahan stunting, dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Kepala BGN, Dadan Hindayana menjelaskan, program MBG dirancang sebagai intervensi langsung pemerintah pusat untuk mengatasi persoalan gizi kronis di Indonesia. Sasaran utama program ini adalah pelajar SD dan SMP, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Kami berharap program ini dapat berjalan seragam di seluruh Indonesia. Sumbar menjadi salah satu provinsi yang kami harapkan bisa menjadi model pelaksanaan yang sukses,” jelas Dadan.
Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional untuk peningkatan asupan gizi masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak sekolah, balita, hingga ibu hamil dan menyusui.











