Bali – Pariwisata Indonesia menutup 2025 dengan capaian yang disebut bersejarah. Sektor ini membukukan devisa sebesar 18,27 miliar dolar AS, angka tertinggi sepanjang sejarah pariwisata nasional.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan capaian tersebut saat membuka Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 di Heritage Beach Garden, The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Rabu (28/5).

Selain devisa, Indonesia juga mengantongi 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025. Widiyanti menilai, capaian itu menegaskan posisi pariwisata sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional.

“Pada 2025, Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara dengan perolehan devisa sebesar 18,27 miliar dolar AS, yang menjadi capaian tertinggi dalam sejarah pariwisata Indonesia,” kata Widiyanti.

Ia menambahkan, kontribusi sektor pariwisata tidak berhenti pada penerimaan negara. Industri ini juga menyerap sekitar 25,9 juta tenaga kerja serta menghidupkan jutaan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di berbagai daerah.

Widiyanti menegaskan, pariwisata kini tak lagi sekadar sektor pendukung. Menurut dia, pariwisata telah menjadi instrumen penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat pembangunan daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Widiyanti juga mengapresiasi penyelenggaraan BBTF yang telah berkembang selama 12 tahun menjadi travel mart terbesar di Indonesia. Ajang ini, kata dia, menjadi salah satu pintu untuk memperluas pasar pariwisata nasional ke tingkat global.

Ia menyebut forum tersebut penting karena mempertemukan pelaku industri pariwisata dari berbagai negara. Pertemuan itu membuka peluang bisnis sekaligus memperluas jaringan pemasaran destinasi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *