Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman memulai pemutakhiran data Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Pekerja Bukan Penerima Upah/Bukan Pekerja (PBPU/BP) untuk triwulan II tahun 2026 guna memastikan bantuan kesehatan tepat sasaran.

Wali Kota Pariaman Yota Balad membuka langsung kegiatan tersebut di Balairung rumah dinas wali kota. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi BPJS Kesehatan atas capaian Universal Health Coverage (UHC) kategori Madya dari pemerintah pusat.

“Ini membuktikan keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh warga,” kata Yota Balad.

Ia menegaskan, penguatan jaminan kesehatan menjadi salah satu prioritas dalam visi dan misi Pemerintah Kota Pariaman periode 2025-2030. Kebijakan itu, menurut dia, diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.

“Mewujudkan UHC melalui jaminan dan pelayanan kesehatan telah menjadi komitmen kami. Hal ini sejalan dengan misi pertama pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas SDM,” ujarnya.

Program tersebut juga sejalan dengan unggulan keenam pasangan Yota Balad-Mulyadi yang menempatkan layanan kesehatan dan pendidikan gratis sebagai prioritas bagi masyarakat.

Pemutakhiran data dilakukan secara berkala agar bantuan kesehatan dapat tersalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Validasi data menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan layanan jaminan kesehatan di daerah itu.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Sekretariat Dinas Kesehatan, Kepala BPJS Kesehatan Kota Pariaman Riko Hariono Saputra, serta para pimpinan puskesmas, lurah, dan kepala desa se-Kota Pariaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *