Agam – Forum UMKM Kecamatan IV Koto resmi dikukuhkan di Aula Kantor Camat IV Koto, Rabu (18/6/2026), sebagai wadah bersama bagi sekitar 1.400 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang tersebar di tujuh nagari di kecamatan tersebut.
Pengukuhan dilakukan Camat IV Koto, Subhan, dan disaksikan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Agam. Forum ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi pelaku UMKM untuk memperkuat pengembangan usaha di tingkat kecamatan.
Sejumlah unsur hadir dalam kegiatan itu, mulai dari Forkopimca, Forum UMKM Kabupaten Agam, Asosiasi Ekonomi Kreatif Kabupaten Agam, Asosiasi Pondok Wisata Agam, Forum Pokdarwis Kabupaten Agam, wali nagari se-Kecamatan IV Koto, BPJS Ketenagakerjaan Bukittinggi, Pegadaian Syariah Bukittinggi, KPPN Bukittinggi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) Bukittinggi, hingga pelaku UMKM dari sektor kuliner, kriya, perikanan, dan pertanian.
Subhan menegaskan pengukuhan forum bukan sekadar acara seremonial, melainkan langkah memperkuat kerja sama dalam memberdayakan UMKM di daerah.
“Forum ini bukan seremonial saja. Ini merupakan sinergi pemberdayaan untuk kemajuan bersama UMKM IV Koto,” ujarnya.
Ketua Forum UMKM Kabupaten Agam, Rika Erlina, mengajak pelaku usaha di IV Koto bergabung dalam forum agar pengembangan usaha bisa dilakukan secara bersama-sama.
“Ayo gabung di forum, kita naik kelas bareng-bareng. Urusan legalitas, modal, dan pasar kita kerjakan serta urus secara kolektif,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Mikro DKUKM Agam, Asrial, yang mewakili Kepala DKUKM Agam, menilai forum memiliki peran penting sebagai sarana komunikasi, koordinasi, dan pengembangan UMKM.
“Forum UMKM menjadi motor penggerak untuk meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, serta mendorong kolaborasi antarpelaku usaha agar bisnis lokal dapat naik kelas dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.











