Padang – Warga Kota Padang segera bisa bernapas lega. Perbaikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palukahan yang sempat terhenti akibat banjir bandang terus dikebut.
Perumda Air Minum (AM) Kota Padang menargetkan IPA berkapasitas 300 liter per detik itu bisa segera beroperasi kembali.
Anggota DPR RI, Zigo Rolanda, turun langsung meninjau intake Perumda AM di Palukahan, Koto Tangah, Sabtu (6/12). Ia memastikan bantuan dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) V terus mengalir.
“Saya sudah empat kali turun ke sini untuk memastikan intake ini berfungsi secepatnya,” ujar Zigo.
Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa kualitas air menjadi kendala utama. Dari 100% air yang masuk, hanya 60% yang bisa dialirkan ke pelanggan karena sisanya menjadi limbah lumpur.
Zigo menambahkan, Kementerian PUPR telah memberikan bantuan berupa pipa HDPE sepanjang 1,5 kilometer dan alat berat. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat normalisasi aliran air ke rumah-rumah warga.
Selain itu, Kementerian PUPR juga menambah mobil tangki air dari Riau dan Jambi serta mengirimkan hidran umum (HU) untuk membantu warga yang terdampak. Sebanyak 76 HU telah disebar di berbagai lokasi.
“Kami mohon masyarakat bersabar sampai perbaikan selesai,” kata Zigo.
Hendra Pebrizal menyampaikan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemko Padang, Kementerian PUPR, dan masyarakat Kota Padang.
Sebelumnya, banjir bandang merusak sejumlah intake Perumda AM, termasuk Intake Palukahan, Kampung Koto Nanggalo, dan Guo Kuranji. Akibatnya, hanya 10% intake dan IPA yang berfungsi pascabanjir. Setelah pemulihan cepat, Perumda AM berhasil memulihkan 77% pasokan air, namun kembali terhenti akibat hujan lebat.











