Padang – Krisis air bersih melanda Kota Padang pasca bencana. Perumda Air Minum (AM) Kota Padang bergerak cepat dengan mendistribusikan 24.876 meter kubik air bersih untuk warga terdampak.

Pendistribusian air bersih ini menjadi prioritas utama untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyatakan bahwa pihaknya mengerahkan mobil tangki untuk menyalurkan air. Dukungan dari berbagai instansi juga memperkuat upaya ini.

“Total air bersih yang kami salurkan mencapai 24.876,75 meter kubik,” ujar Hendra.

Bencana alam menyebabkan gangguan pada sumber air bersih. Pendangkalan sungai dan mengeringnya sumur resapan menjadi tantangan tersendiri.

Perumda AM memastikan suplai air tetap berjalan dengan mengoptimalkan dua unit sumur bor. Intake yang kembali beroperasi juga memperkuat suplai air.

Air bersih didistribusikan secara merata, baik kepada pelanggan maupun nonpelanggan. Sumber air berasal dari intake Palukahan dan Sikayan.

Hingga 15 Januari 2025, BPBD, BNPB, dan PMI terus memberikan bantuan dalam pendistribusian air bersih.

Direksi dan manajemen Perumda AM Kota Padang menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *