Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar fokus pada pemulihan psikologis pengungsi dan lahan pertanian pasca-bencana banjir bandang.

Hal ini terungkap saat Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengikuti rapat koordinasi percepatan penanggulangan bencana Sumatera Barat secara virtual, Senin (15/12/2025).

Eka Putra menyampaikan kebutuhan mendesak, termasuk pendampingan psikiater, penanganan lahan pertanian, alat berat, air mineral, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya.

“Masyarakat membutuhkan pendampingan psikiater untuk psikologis pengungsi, kemudian penanganan lahan pertanian sumber perekonomian masyarakat,” ujar Eka Putra.

Selain itu, Eka Putra juga melaporkan bahwa 2.976 jiwa masih mengungsi dan fasilitas umum seperti sekolah dan jembatan mengalami kerusakan.

“Untuk fasilitas yang rusak, kita laporkan yaitu sekolah 9 unit dan jembatan yang putus 20 unit,” jelasnya.

Kebutuhan hunian sementara (Huntara) juga menjadi perhatian utama, dengan pengajuan 552 unit ke Pemerintah Pusat.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, berjanji akan berupaya maksimal dalam pemulihan dan percepatan penanggulangan bencana.

“Saya harapkan kepada seluruh Dinas instansi terkait untuk lebih aktif berkomunikasi lintas sektor agar percepatan data dan kebutuhan yang di perlukan di daerah bencana,” kata Vasko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *