Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menekankan pentingnya pengelolaan arsip sebagai bukti sejarah dan bagian penting dari reformasi birokrasi. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kearsipan di lingkungan Pemkab Tanah Datar, Rabu (3/09), di aula kantor bupati.
Wakil Bupati Ahmad Fadly menyatakan arsip bukan hanya sekadar catatan, tetapi sumber informasi penting yang merekam peristiwa dan memiliki nilai bukti.
“Pengelolaan arsip yang baik bukan hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga menjaga memori kolektif bangsa, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, dan menjadi bukti pertanggungjawaban,” ujar Ahmad Fadly.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, Jumaidi, menambahkan arsip adalah bukti sejarah yang harus dijaga dengan baik.
Jumaidi berharap Pemkab Tanah Datar berkoordinasi dalam kearsipan dan memanfaatkan aplikasi Srikandi untuk meningkatkan efisiensi administrasi.
Dalam kesempatan tersebut, diumumkan pula hasil pengawasan kearsipan lingkup Pemkab Tanah Datar 2025. Dinas Kominfo meraih peringkat pertama kategori sangat memuaskan, diikuti Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Inspektorat Daerah.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan meraih peringkat pertama di lingkungan sekretariat daerah. Sementara Dinas Pertanian, Badan Kesbangpol, serta Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga meraih kategori memuaskan dalam pengawasan kearsipan perangkat daerah.











