Palembayan – Sebanyak 60 anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Salareh Aia Raya resmi dikukuhkan Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, di halaman Kantor Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan, Selasa (23/6).

Pengukuhan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan warga dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah tersebut.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Dirjen Perlindungan Sosial Korban Bencana Kementerian Sosial RI, Alya Gina Falihah, Kabid Linjamsos Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Jhonneri, Koordinator Tagana Provinsi Sumbar Yudi AW, Kadis Sosial Agam Vila Erdi, Kalaksa BPBD Agam Rahmat Lasmono, Kasat Pol PP Damkar Agam, Camat Palembayan Endrisasman, Walinagari Salareh Aia Utara Zulkifli, serta pengurus dan anggota KSB Salareh Aia.

Muhammad Iqbal mengatakan, pembentukan KSB bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengurangan risiko serta penanggulangan bencana.

Ia berharap, para anggota KSB dapat menjadi pelopor dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

“Lewat KSB ini kita meningkatkan edukasi kepada masyarakat, memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak sekaligus sebagai garda terdepan ketika terjadi bencana,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Tagana, dan para narasumber yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Semoga dengan terbentuknya KSB, Agam semakin siap menghadapi berbagai tantangan kebencanaan dan mewujudkan masyarakat yang tangguh, mandiri, serta saling peduli dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Linjamsos Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat Jhonneri menilai pembentukan KSB di Nagari Salareh Aia Utara menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi potensi bencana di daerah.

“Penguatan kapasitas masyarakat melalui KSB merupakan investasi yang sangat penting dalam membangun masyarakat yang tangguh dan mandiri,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam Vila Erdi menjelaskan, pembentukan KSB ini dilaksanakan Kelompok Kerja Kesiapsiagaan dan Mitigasi Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Kementerian Sosial RI, dengan dukungan teknis Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Sosial Kabupaten Agam.

Ia menyebutkan, rangkaian kegiatan berlangsung selama empat hari dan terbagi dalam beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi untuk 70 orang, pelatihan teknis untuk 60 orang, hingga simulasi uji SOP KSB yang melibatkan 275 orang.

“Peserta berasal dari perwakilan empat nagari di Kecamatan Palembayan, yakni Nagari Salareh Aia Utara, Nagari Salareh Aia, Nagari Salareh Aia Barat, dan Nagari Salareh Aia Timur,” jelasnya.

Kegiatan itu juga melibatkan TAGANA, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidik, tokoh perempuan, pelajar, mahasiswa, wirausaha, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan pihak terkait lainnya.

“Kita harap kelembagaan yang akan terbentuk dapat berperan aktif dalam mengurangi risiko bencana dan melindungi keselamatan warga di wilayah tersebut,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *