Pulau Punjung – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyiapkan pembangunan infrastruktur daerah senilai Rp6,6 miliar melalui kerja sama dengan enam perusahaan swasta dalam program Corporate Social Responsibility (CSR).

Kesepakatan itu ditandatangani Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, bersama para perwakilan perusahaan di Pulau Punjung, Senin (13/7/2026).

Langkah ini diambil untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di tengah keterbatasan fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan dan rehabilitasi di lima titik strategis.

Pekerjaan itu meliputi peningkatan Jalan Piruko Barat-Padang Tarok, Jalan Bukik Bajang-Padang Tarok, serta pembangunan Jalan Lingkar Sopan Jaya.

Pemerintah daerah juga merehabilitasi akses menuju Sport Center Dharmasraya dan SMK Negeri 1 Koto Baru.

Perbaikan lain dilakukan pada ruas Jalan Simpang Lintas Sungai Dareh-Sungai Kilangan sepanjang 1,7 kilometer.

Annisa menegaskan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah karena berdampak langsung pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Kolaborasi dengan dunia usaha menjadi solusi inovatif untuk mempercepat pembangunan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada APBD,” kata Annisa.

Ia menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang ikut terlibat dalam pembangunan daerah.

Menurut Annisa, keterlibatan swasta menunjukkan tanggung jawab bersama untuk menghadirkan manfaat nyata bagi warga Dharmasraya.

PT Hamparan Kemilau Indah, PT Damasraya Sawit Lestari, dan PT Dharmasraya Lestarindo menangani peningkatan akses jalan di wilayah Piruko Barat dan Bukik Bajang.

Sementara itu, PT Sumbar Andalas Kencana mengerjakan Jalan Lingkar Sopan Jaya dengan dukungan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.

Rehabilitasi akses pendidikan dan olahraga dilakukan bersama PT Andalas Wahana Berjaya.

Adapun perbaikan ruas jalan di Sungai Dareh melibatkan PT Kali Dareh.

Pola kerja sama serupa sebelumnya juga berhasil merealisasikan pembangunan infrastruktur di lima lokasi, termasuk Nagari Taratak Tinggi dan Koto Besar.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap sinergi dengan dunia usaha terus diperkuat agar pembangunan berkelanjutan dapat menjangkau lebih banyak wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *