Padang – Tim PPKO BEM KM Universitas Andalas menggelar edukasi soal label pangan dan pangan darurat bagi warga Kelurahan Gurun Laweh dan sekitarnya untuk memperkuat kesiapsiagaan keluarga menghadapi bencana.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 11 Juli 2026, di Mushalla Nurul Ihsan itu menjadi bagian dari Program Gerakan Antisipasi dan Tangguh Bencana Masyarakat (GANTARA) yang dijalankan PPKO BEM KM UNAND.

Dalam kegiatan tersebut, Dosen Pendamping PPKO BEM KM UNAND, Risti Kurnia Dewi, S.Gz., M.Si., hadir sebagai narasumber. Ia menekankan pentingnya memahami label pangan sebagai langkah dasar untuk memastikan produk yang dikonsumsi aman, baik dalam kondisi normal maupun saat darurat.

“Masyarakat perlu memperhatikan informasi pada kemasan sebelum mengonsumsi produk,” ujarnya.

Penjelasan yang disampaikan meliputi tanggal kedaluwarsa, komposisi bahan, nomor izin edar, kandungan nilai gizi, hingga kondisi fisik kemasan. Menurut Risti, seluruh informasi itu penting dijadikan pertimbangan sebelum produk dikonsumsi.

Selain itu, warga juga mendapat materi tentang pangan darurat sebagai kebutuhan utama saat bencana terjadi. Pangan jenis ini, kata pemateri, harus memiliki masa simpan panjang, mudah didistribusikan, dan mampu memenuhi kebutuhan energi serta zat gizi ketika akses terhadap pangan harian terganggu.

Edukasi berlangsung interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Warga terlihat antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari cara memilih produk pangan yang aman hingga langkah praktis menyiapkan cadangan pangan keluarga sebagai bagian dari kesiapsiagaan bencana.

Melalui kegiatan ini, PPKO BEM KM Universitas Andalas berharap masyarakat semakin mampu memilih pangan yang aman sekaligus lebih siap memenuhi kebutuhan keluarga saat menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *