Jakarta – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berupaya mengalihkan fungsi lahan sawah yang dilindungi (LSD) menjadi lahan pemukiman untuk kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, bersama Rektor UIN Mahmud Yunus, Prof. Delmus Puneri Salim, menemui Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan, di Jakarta, Kamis (20/11).
Langkah ini diambil karena sebagian lahan kampus UIN Mahmud Yunus masih tercatat sebagai LSD, padahal RTRW Pemkab Tanah Datar mengusulkan lahan tersebut sebagai area pemukiman.
Eka Putra menjelaskan, UIN Mahmud Yunus adalah kebanggaan masyarakat Tanah Datar.
“Tahun kemarin Pemda mengajukan RTRW, ternyata sebagian lahan milik kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar merupakan LDS. Kendala ini kami upayakan solusinya melalui Kementerian ATR/BPN,” ujarnya.
Rektor UIN Mahmud Yunus, Prof. Delmus Puneri Salim, berharap alih fungsi lahan ini bisa segera terealisasi.
“Kita berharap dengan pertemuan ini alih fungsi lahan LDS milik kampus UIN Mahmud Yunus bisa terealisasi dan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan kampus ke depannya, termasuk pembangunan asrama mahasiswa,” kata Delmus.
Wamen ATR/BPN mengapresiasi upaya Pemkab dan pihak kampus dalam meningkatkan pendidikan di Tanah Datar.
“Perubahan LDS menjadi lahan pemukiman ini untuk kepentingan negara dan kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar adalah milik Kementerian Agama sehingga tanah ini nantinya juga akan menjadi milik negara,” pungkas Delmus.











