Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam menegaskan dukungannya terhadap percepatan Program Pembangunan 3 Juta Rumah dengan mendorong iklim investasi yang kondusif dan mempermudah proses perizinan bagi pengembang perumahan.
Pernyataan itu disampaikan Staf Ahli Bupati Agam Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Taslim, saat mewakili Bupati Agam membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional (DPW APERNAS) Sumatera Barat Tahun 2026 di Lubuk Basung, Senin (14/7).
Rakerwil yang mengusung tema “Bersinergi untuk Menjadi Pionir Penyedia Rumah Berkualitas” itu berlangsung selama dua hari, 14-15 Juli 2026. Forum tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah, pengembang, perbankan, dan pemangku kepentingan lain dalam menyediakan hunian layak, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Taslim menegaskan, pemenuhan kebutuhan rumah layak tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Menurut dia, seluruh unsur harus saling mendukung agar program perumahan berjalan optimal.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam memenuhi kebutuhan rumah layak masyarakat. Kehadiran APERNAS menjadi mitra strategis yang memiliki peran penting dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah. Pemerintah Kabupaten Agam siap mendukung melalui kemudahan investasi, percepatan perizinan, serta kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mendorong pengembang agar memaksimalkan tenaga kerja lokal serta menggunakan material bangunan yang diproduksi di daerah.
Langkah itu, kata dia, bukan hanya mempercepat pembangunan perumahan, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPW APERNAS Sumatera Barat, Yerno Arsel, menyebut Rakerwil menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus merumuskan strategi menghadapi tantangan pembangunan perumahan yang kian kompleks.
Ia mengatakan, kebutuhan hunian layak terus meningkat sehingga pengembang dituntut beradaptasi dengan perkembangan teknologi, regulasi, dan kebutuhan masyarakat.
“APERNAS Sumatera Barat berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyediakan rumah yang berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan. Melalui sinergi yang kuat, kami optimistis mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” katanya.
Ketua Panitia Pelaksana, Yusniadi Susanto, menambahkan Rakerwil juga menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus mempererat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penyediaan rumah layak di Sumatera Barat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada sejumlah mitra, seperti PT Semen Padang, PT Jaya Bersama Saputra Perkasa, Bank Nagari, Bank BTN KCP Padang, dan Bank BSI KCP Padang, yang dinilai berperan penting dalam pengembangan sektor perumahan.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum DPP APERNAS yang diwakili M. Tulus mengingatkan anggota APERNAS agar menjaga integritas, meningkatkan kualitas pembangunan, dan menjadikan penyediaan rumah sebagai bagian dari upaya membangun masa depan bangsa.
“Setiap rumah yang dibangun bukan hanya menghadirkan tempat tinggal, tetapi juga membangun harapan, kualitas hidup, dan masa depan masyarakat. Karena itu, APERNAS harus menjadi bagian dari solusi dalam menyukseskan program strategis pemerintah,” tegasnya.
Rakerwil APERNAS Sumatera Barat 2026 diharapkan melahirkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah. Forum ini juga ditargetkan mampu mendorong pertumbuhan sektor perumahan yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.











