Padang Panjang – Baznas Kota Padang Panjang menyalurkan zakat senilai Rp739,4 juta kepada 1.173 mustahik untuk membantu kebutuhan sosial, kesehatan, dan pendidikan warga.

Penyerahan bantuan digelar di Aula Kantor Baznas, Kamis (4/6/2026), dan dibagi ke dalam tiga program utama yang menyasar kelompok penerima berbeda sesuai kebutuhan mendesak.

Program Padang Panjang Peduli mencatat jumlah penerima terbanyak, yakni 966 mustahik, dengan total bantuan Rp395,2 juta. Program ini diarahkan untuk warga yang mengalami kesulitan ekonomi dan memerlukan dukungan sosial.

Sementara itu, Program Padang Panjang Cerdas menyalurkan Rp190,2 juta kepada 120 mustahik. Bantuan ini difokuskan untuk pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Adapun Program Padang Panjang Sehat menjangkau 87 mustahik dengan total bantuan Rp153,9 juta untuk kebutuhan biaya pengobatan.

Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, menegaskan dana zakat merupakan amanah para muzakki yang harus dikelola tepat sasaran. Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya menekan beban ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian bersama. Semoga bantuan memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan dasar, menunjang pendidikan anak, maupun meringankan biaya kesehatan warga,” ujar Maria saat menyerahkan bantuan.

Ketua Baznas Kota Padang Panjang, Novi Hendri, mengatakan pembagian program dilakukan berdasarkan kebutuhan paling mendesak di masyarakat. Menurut dia, skema itu dibuat agar penyaluran bantuan lebih tepat guna.

“Program Padang Panjang Peduli kami arahkan bagi warga yang terkendala kesulitan ekonomi dan membutuhkan bantuan sosial,” kata Novi.

Ia menambahkan, sinergi antara Baznas, Pemerintah Kota, dan TP-PKK menjadi kunci dalam upaya menekan angka kemiskinan di daerah itu. Baznas, kata dia, terus berupaya agar dana zakat bisa meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendorong kemandirian para mustahik.

Salah seorang penerima manfaat, Anwar, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterimanya. Menurut dia, dukungan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *