Dharmasraya – Puluhan siswa di Kecamatan Sungai Rumbai, Dharmasraya, diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Badan Gizi Nasional (BGN) langsung bertindak cepat.

BGN menghentikan sementara operasional SPPG Dharmasraya Sungai Rumbai pada Rabu (4/2/2026). Langkah ini diambil untuk mempermudah investigasi dugaan keracunan makanan.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mendukung penuh langkah BGN. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Jasman Dt Bandaro Bendang, menyebut penghentian sementara ini sebagai bentuk kehati-hatian.

“Pemkab Dharmasraya mendukung sepenuhnya penghentian sementara operasional SPPG Sungai Rumbai oleh BGN,” tegas Jasman.

Sampel makanan telah dikirim ke laboratorium Dinas Kesehatan dan BPOM di Padang untuk diuji. Hasilnya akan segera disampaikan kepada BGN dan instansi terkait.

“Keselamatan dan kesehatan penerima manfaat adalah prioritas utama,” imbuh Jasman.

Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan, SPPG, Pemerintah Provinsi, BGN, dan Forkopimda. Koordinasi juga dilakukan dengan RSUD dan puskesmas setempat yang merawat pasien.

Jasman mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Pemerintah berjanji akan menyampaikan setiap perkembangan secara terbuka kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *