Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat pengelolaan layanan informasi publik di seluruh organisasi perangkat daerah melalui rapat teknis yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di Aula Josrizal Zain, Jumat (8/5/2025).
Kegiatan ini diikuti seluruh administrator atau admin OPD se-Kota Payakumbuh. Pertemuan tersebut menjadi langkah untuk menyamakan pemahaman soal pentingnya keterbukaan informasi publik dan komunikasi publik di tengah transformasi digital.
Wali Kota Payakumbuh Zulameta melalui Kepala Diskominfo Kurniawan Syahputra menegaskan, setiap badan publik wajib menyediakan informasi yang berkualitas, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
“Setiap OPD memiliki peran strategis dalam menginformasikan kegiatan, perkembangan, dan kinerja pemerintah kepada masyarakat luas. Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan menjalankan amanat undang-undang sebagai bentuk nyata dari tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat,” ujar Kurniawan.
Ia menambahkan, pemerintah kota mendorong setiap OPD mengelola kanal layanan informasi komunikasi publik secara maksimal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Sejumlah saluran yang dimaksud meliputi layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), sistem pengaduan SP4N LAPOR!, Portal Satu Data atau Open Data Payakumbuh, media sosial, serta website resmi masing-masing OPD. Seluruhnya diharapkan menjadi sumber informasi sekaligus jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
Kurniawan juga menekankan bahwa masyarakat berhak mengetahui kinerja pemerintahan. Karena itu, keaktifan OPD dalam menyediakan data, informasi, dan publikasi program kegiatan menjadi kunci untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Rapat teknis itu turut dihadiri Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bidang E-Government, serta Kepala Bidang Hubungan Masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen Diskominfo untuk terus membimbing dan mendampingi seluruh OPD agar layanan informasi dan komunikasi publik berjalan optimal dan berkelanjutan.











