Batusangkar – Kafilah Tanah Datar tetap menggelar latihan mandiri secara rutin. Hal ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sumatera Barat yang mengalami penundaan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Tanah Datar, Afrizon, mengatakan bahwa para qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta dari cabang lainnya terus berlatih.
“Latihan mandiri ini sebagai bentuk ikhtiar dan persiapan matang,” ujar Afrizon, Kamis (25/4/2024).
Awalnya, MTQ tingkat Sumatera Barat akan digelar pada November. Namun, pelaksanaannya diundur menjadi Desember 2025 di Bukittinggi.
Afrizon menjelaskan, latihan digelar secara terjadwal di bawah koordinasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Tanah Datar bersama pelatih berpengalaman.
Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh, baik pendampingan maupun motivasi, agar seluruh peserta dapat tampil maksimal.
“Penundaan jadwal tidak kami jadikan alasan untuk mengendurkan semangat,” tegas Afrizon.
Menurutnya, penundaan ini justru menjadi kesempatan untuk memperkuat kemampuan peserta, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kualitas penampilan.
“Kami ingin hasil terbaik, dengan harapan gelar juara umum bisa kembali ke Tanah Datar seperti tahun 2019 lalu,” imbuhnya.
Setiap cabang lomba mendapatkan porsi latihan dan evaluasi berkala melalui grup WhatsApp. Para pelatih juga terus melakukan pembinaan mental dan spiritual agar peserta siap tampil dengan percaya diri.
Selain latihan mandiri, tim kafilah Tanah Datar juga akan menggelar Training Center (TC) penuh sekaligus pengukuhan kontingen pada pertengahan November mendatang.











