Padang – Pemerintah Kota Padang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan event lari “Kahf Own the Way Run 2026” yang akan digelar pada 1 Juni 2026. Ajang ini diproyeksikan menjadi salah satu kegiatan olahraga yang sekaligus memperkuat promosi wisata dan ekonomi daerah.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan kepastian dukungan tersebut saat menerima audiensi perwakilan PT Paragon Technology and Innovation selaku pemilik brand Kahf di Rumah Dinas Wawako Padang, Jumat (22/5/2026).
Event lari sejauh 5 kilometer itu akan menempuh rute ikonik yang melintasi kawasan Kota Tua Padang hingga sepanjang Pantai Padang. Dalam pelaksanaannya, penyelenggara menggandeng Inosport Apparel dan menargetkan kehadiran ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia.
Maigus menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai kegiatan itu tidak hanya memperkuat agenda olahraga, tetapi juga memberi dampak strategis bagi Kota Padang.
“Kami menyambut baik kehadiran event Kahf Own The Way Run di Kota Padang. Kegiatan ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga menjadi media promosi wisata dan penggerak ekonomi daerah,” ujar Maigus Nasir.
Menurut dia, peserta akan mendapat pengalaman berbeda karena dapat berolahraga sambil menikmati suasana Kota Tua dan panorama Pantai Padang. Selain lomba lari, acara ini juga akan diisi aktivitas pendukung, hiburan, serta ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal.
Pemerintah Kota Padang menilai kerja sama ini sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang yang dirancang untuk mengenalkan destinasi wisata, sejarah, budaya, dan ruang publik kota kepada masyarakat luas.
Maigus berharap ajang berskala besar itu dapat semakin menguatkan posisi Padang sebagai destinasi sport tourism yang berkualitas.
“Melalui kegiatan seperti ini, Pemerintah Kota Padang berharap kota ini semakin dikenal sebagai destinasi wisata dan sport tourism yang mampu menghadirkan event-event berskala besar dan berkualitas,” katanya.
Untuk memastikan acara berjalan lancar, Pemko Padang dan pihak penyelenggara akan terus memperkuat koordinasi. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari pengamanan jalur, pengaturan lalu lintas, kebersihan kawasan, hingga kenyamanan dan keselamatan peserta selama kegiatan berlangsung.











