Padang – Dosen Universitas Islam Riau (UIR), Akmar Efendi, berhasil mengembangkan model prediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu dengan tingkat akurasi 99 persen. Model ini diharapkan dapat membantu universitas dalam memberikan intervensi dini bagi mahasiswa yang berpotensi mengalami keterlambatan studi.

Akmar Efendi, putra daerah Kampar, Riau, meraih gelar profesi Insinyur dari Universitas Andalas (Unand) setelah mempresentasikan laporan tekniknya.

Dalam laporan tersebut, Akmar memaparkan penelitiannya tentang pemanfaatan machine learning untuk memprediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu di UIR.

Penelitian ini berfokus pada mengatasi masalah ketidakseimbangan data (kelas) dalam proses pembelajaran mesin.

Akmar menjelaskan bahwa data mahasiswa yang lulus tepat waktu dan tidak tepat waktu seringkali tidak seimbang, sehingga mempengaruhi akurasi prediksi.

Untuk mengatasi hal ini, ia menerapkan teknik Synthetic Minority Over-Sampling Technique (SMOTE) untuk menyeimbangkan data.

Hasilnya, model yang menggunakan SMOTE menunjukkan peningkatan kinerja signifikan, dengan akurasi mencapai 99 persen.

Algoritma Support Vector Machine (SVM) terbukti paling stabil dalam memprediksi kelulusan mahasiswa.

“Penelitian ini diharapkan dapat membantu universitas melakukan intervensi dini terhadap mahasiswa yang berisiko mengalami keterlambatan kelulusan,” ujar Akmar.

Akmar Efendi, yang juga merupakan Ketua APTIKOM Riau, merekomendasikan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan kemampuan model dalam memprediksi kelulusan mahasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *