Solok Selatan – Tim gabungan menghentikan sementara pencarian seorang warga yang diduga hanyut di Sungai Batang Sangir, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, setelah upaya penyisiran tak bisa dilanjutkan pada malam hari karena kondisi gelap dan jarak pandang terbatas.
Korban dilaporkan terseret arus saat menjala ikan pada Sabtu (30/5/2026). Sejak laporan diterima, personel Polsek Sangir Batang Hari bersama Basarnas, TNI, dan warga langsung bergerak menyisir tepian sungai.
Pencarian dimulai sekitar pukul 22.30 WIB pada Sabtu malam. Namun, medan yang sulit dan minim penerangan membuat tim tidak dapat bekerja secara maksimal.
Kapolsek Sangir Batang Hari, IPTU Hengki Ferdian, mengatakan seluruh unsur yang ada telah dikerahkan untuk mencari korban. Meski begitu, kondisi di lokasi membuat pencarian terhambat.
“Pencarian tidak dapat dilakukan secara optimal karena kondisi malam yang gelap serta terbatasnya jarak pandang,” ujar Hengki.
Demi keselamatan personel, operasi pencarian kemudian dihentikan sementara pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Tim gabungan berencana melanjutkan penyisiran pada Minggu pagi dengan memperluas area pencarian.
Hingga kini, korban belum ditemukan. Polisi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama ketika arus deras dan cuaca tidak menentu, guna mencegah kejadian serupa.











