Padang – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri peresmian sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Kanagarian Koto Tangah, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (14/5/2026). Fasilitas itu diresmikan Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati.
Maigus mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang menghadirkan sarana tersebut untuk masyarakat, khususnya jemaah masjid. Menurut dia, keberadaan sumur bor dan tempat wudhu akan membuat ibadah lebih nyaman sekaligus menjawab kebutuhan air bersih di sekitar masjid.
“Kehadiran sumur bor dan tempat wudhu ini tentu dapat meningkatkan kenyamanan jemaah dalam beribadah sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan masjid,” ujar Maigus Nasir.
Ia berharap fasilitas itu dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh warga sekitar. Maigus yang juga ulama menegaskan, sarana ibadah yang memadai akan mendukung aktivitas keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan warga.
“Keberadaan sarana ibadah dan fasilitas pendukungnya yang memadai akan mendukung aktivitas keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan warga. Karena itu, kami berterima kasih kepada Human Initiative yang telah membantu pembangunan sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Koto Tangah ini,” imbuhnya.
Yassierli menilai program tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam penyediaan fasilitas ibadah yang layak. Ia berharap fasilitas itu benar-benar dimanfaatkan agar memberi kenyamanan bagi jemaah.
“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberi kenyamanan bagi jemaah dalam beribadah. Semoga program ini menjadi contoh semangat gotong royong dan kolaborasi berbagai pihak dalam membantu kebutuhan masyarakat,” kata Yassierli.
Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati menjelaskan, program itu mencakup pembangunan sumur bor sedalam 50 meter dan satu unit tempat wudhu untuk menunjang kebutuhan jemaah Masjid Raya Kanagarian Koto Tangah. Nilai program tersebut mencapai Rp120 juta dan diperkirakan memberi manfaat bagi sekitar 1.000 warga di sekitar masjid.











