Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan pertumbuhan usaha di Kota Padang menunjukkan tren positif. Hal ini disampaikan saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Padang periode 2025-2028.
Fadly menyebutkan, peningkatan jumlah penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) meningkat signifikan, mencapai empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Untuk usaha yang memiliki NIB naik dari 2.600 pada tahun 2023 menjadi 10.196 di tahun 2024. Dari sekian banyak usaha baru itu, yang sudah bersertifikat halal juga meningkat hampir delapan kali lipat, dari 224 menjadi 1.636,” ujarnya di Grand Basko Hotel Padang, Senin (10/11/2025).
Menurutnya, hal ini menandakan kesadaran anak muda untuk berwirausaha secara legal dan profesional semakin tinggi.
Peningkatan izin usaha ini, lanjut Fadly, sejalan dengan meningkatnya investasi di Kota Padang. Pada semester pertama tahun 2025, nilai investasi dalam negeri telah mencapai Rp2,1 triliun.
“Jika tahun lalu targetnya Rp3 triliun, tahun ini saya rasa bisa mencapai Rp3,5 hingga Rp4 triliun. Pertumbuhan ekonomi Kota Padang saat ini juga berada di angka 4,65 persen. Meski masih di bawah nasional, kita optimistis bisa menembus 5 persen ke depan,” ungkapnya.
Fadly mengajak HIPMI Kota Padang untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang dalam mendukung Program Unggulan Rumah Wirausaha. Program ini merupakan inkubasi bisnis untuk membina pengusaha muda berbakat di kota tersebut.
Ketua Umum BPC HIPMI Kota Padang, Wendoky Putra Basko, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum awal perjalanan baru bagi pengusaha muda di Kota Padang. Pelantikan kali ini mengusung tema “HIPMI Padang Bergerak : Tumbuh dan Maju Bersama untuk Kejayaan Kota Padang.”
Pelantikan pengurus BPC HIPMI Kota Padang periode 2025-2028 dilakukan langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Barat, M. Dhanni Hariyona. Susunan pengurus BPC HIPMI Kota Padang periode 2025-2028 terdiri dari Ketua Umum Wendoky Putra Basko, Sekretaris Umum Ibrahim Siranggi, dan Bendahara Umum Ferri Achmad Effindri.











