Padang – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut baik keputusan Pemerintah Pusat yang mengalokasikan anggaran Rp100,166 triliun untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera selama tiga tahun, mulai 2026 hingga 2028.
Dukungan anggaran itu disampaikan Mahyeldi usai mengikuti rapat bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera serta sejumlah kementerian terkait di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Mahyeldi menilai kebijakan tersebut menunjukkan perhatian dan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana, termasuk Sumbar.
“Alhamdulillah, Pemerintah Pusat telah berkomitmen untuk memberikan perhatian besar terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat dan daerah-daerah yang sedang berupaya bangkit pascabencana,” ujar Mahyeldi.
Ia mengatakan, bantuan anggaran itu tidak hanya dibutuhkan untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga untuk memastikan masyarakat terdampak bisa segera kembali menjalani kehidupan normal melalui penyediaan hunian tetap dan fasilitas pendukung lainnya.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat terdampak bisa segera mendapatkan kepastian, baik dari sisi infrastruktur, tempat tinggal, maupun layanan dasar lainnya. Karena itu, Pemprov Sumbar siap mendukung penuh percepatan pelaksanaannya,” katanya.
Mahyeldi juga mengapresiasi pembentukan satgas tersebut karena dinilai dapat memperkuat koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.
Ia berharap program rehabilitasi dan rekonstruksi nantinya berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami di daerah tentu siap bersinergi dan memastikan seluruh program berjalan efektif. Semoga ikhtiar bersama ini membawa keberkahan dan mempercepat pemulihan masyarakat serta daerah yang terdampak bencana,” tutup Mahyeldi.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian menyampaikan total anggaran yang telah disetujui pemerintah mencapai Rp100,166 triliun untuk tiga tahun ke depan.
Pemerintah mengalokasikan Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028. Sebagian besar anggaran akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur melalui Kementerian Pekerjaan Umum, sedangkan pembangunan hunian tetap disiapkan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Sejumlah pejabat Pemprov Sumbar turut mendampingi Mahyeldi dalam rapat itu, antara lain Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Kepala Bappeda Zefnihan, Kepala Dinas BMCKTR Army, Kalaksa BPBD Era Sukma Munaf, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardianto, dan Kepala Badan Penghubung Fauzan Zaenon.











