Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyalurkan 140 ekor sapi dan 33 ekor kambing kurban pada Iduladha 1447 Hijriah melalui program Tebar Qurban yang melibatkan ASN, BUMD, dan para mitra di lingkungan Pemprov Sumbar.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan, hewan kurban tersebut merupakan hasil partisipasi bersama sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat, terutama warga di daerah terdampak bencana.
“Alhamdulillah, tahun ini kita berhasil menghimpun 140 ekor sapi kurban dan 33 ekor kambing dari partisipasi ASN dan BUMD. Semangat berbagi ini menjadi bentuk nyata kepedulian kita terhadap sesama, termasuk bagi saudara-saudara kita di daerah terdampak bencana,” ujar Mahyeldi di Padang, Selasa (26/5/2026).
Mahyeldi menjelaskan, penyaluran hewan kurban diprioritaskan ke kabupaten dan kota yang terdampak bencana di Sumbar, khususnya wilayah yang dinilai paling membutuhkan bantuan.
Dari total hewan kurban tersebut, empat ekor sapi disembelih di halaman Masjid Baitul Auliya, Kantor Gubernur Sumbar. Dagingnya lalu dibagikan kepada masyarakat di sekitar kawasan kantor gubernur.
Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi kepada ASN, BUMD, dan mitra yang telah ikut dalam program Tebar Qurban tahun ini.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian ASN dan BUMD yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk berkurban. Alhamdulillah, jangkauan distribusinya juga semakin luas. Kita berharap semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus tumbuh, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Tebar Qurban merupakan agenda rutin Pemprov Sumbar yang tidak hanya dimaknai sebagai ibadah, tetapi juga sebagai penguatan nilai kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial di tengah masyarakat.
Mahyeldi menambahkan, jumlah hewan kurban yang dihimpun Pemprov Sumbar tahun ini melonjak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, jumlah hewan kurban tercatat 74 ekor sapi. Tahun 2025, jumlah itu turun menjadi 68 ekor sapi. Namun pada 2026, angka tersebut kembali naik menjadi 140 ekor sapi dan 33 ekor kambing.
Peningkatan ini dinilai menjadi tanda tumbuhnya kesadaran dan partisipasi berbagai pihak dalam memperkuat semangat berbagi serta kepedulian sosial melalui momentum Iduladha.











