Lubuk Basung – RSUD Lubuk Basung kembali menunjukkan perannya sebagai rumah sakit pendidikan dengan menggelar bimbingan kasus bagi dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand), Kamis (25/6), dengan fokus pada pendalaman Ilmu Penyakit Dalam.

Kegiatan ini menjadi bagian dari praktik klinik wajib yang harus dijalani para calon dokter. Dalam sesi tersebut, dokter spesialis penyakit dalam dr. Riko Jum’atullah, Sp.PD-FINASIM, memimpin langsung pembahasan kasus dan memberikan arahan terkait penanganan pasien di lapangan.

Para peserta mendapat materi komprehensif mengenai prosedur pelayanan medis serta penerapan ilmu kedokteran dalam praktik sehari-hari. Sebagai rumah sakit jejaring FK Unand, RSUD Lubuk Basung berperan sebagai tempat penting bagi mahasiswa profesi untuk melatih kemampuan klinis sekaligus keterampilan komunikasi.

Selain itu, proses pembelajaran berbasis kasus ini juga dirancang untuk membiasakan calon dokter mengambil keputusan medis secara profesional sejak dini. Metode ini menjembatani teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi nyata di fasilitas pelayanan kesehatan.

Dr. Riko menegaskan bahwa pengalaman klinis menjadi salah satu fondasi utama dalam membentuk kompetensi medis. Ia mengatakan, “Praktik klinik dan pembahasan kasus secara langsung menjadi bekal penting bagi dokter muda untuk memahami kondisi pasien secara menyeluruh.”

Menurut Riko, melalui proses tersebut, peserta didik tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi juga menyerap pengalaman nyata dalam pelayanan kesehatan. Partisipasi aktif rumah sakit dalam pendidikan profesi ini turut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat kontribusi RSUD Lubuk Basung dalam mencetak tenaga medis yang kompeten dan siap melayani masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *