Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melantik 18 pejabat manajerial baru dalam upaya memperkuat organisasi dan mempercepat pengisian jabatan yang kosong akibat pensiun maupun mutasi, Jumat (22/5/2026). Pelantikan yang dipimpin Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, berlangsung di Aula Kantor Bupati dan dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, serta kepala OPD terkait.
Ahmad Fadly menegaskan, penataan jabatan ini menjadi langkah strategis agar roda pemerintahan berjalan lebih optimal. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik menjalankan tugas secara proporsional sesuai fungsi masing-masing.
“Jalankan peran masing-masing secara proporsional agar tugas dan fungsi yang telah ditetapkan dapat terlaksana secara optimal,” ujar Ahmad Fadly.
Ia juga mengingatkan agar pejabat manajerial tidak berhenti pada pekerjaan administratif semata. Menurutnya, jabatan yang diterima harus diiringi dengan terobosan, inovasi, komunikasi yang baik, serta keteladanan dalam memimpin tim.
Di sisi lain, Pemkab Tanah Datar mulai memperkuat penerapan sistem merit dalam pengembangan karier aparatur melalui pemetaan kompetensi dan manajemen talenta. Ahmad Fadly menegaskan, promosi jabatan ke depan akan ditentukan oleh kinerja, disiplin, dan kompetensi aparatur.
“Ke depan tidak ada lagi tim pansel atau seleksi jabatan, karena sistem yang akan berbicara berdasarkan kompetensi, kinerja, dan disiplin aparatur,” tegasnya.
Ia menambahkan, kinerja para pejabat yang baru dilantik akan dipantau secara berkala. Jika dalam enam bulan target kerja tidak tercapai, pemerintah daerah akan mengambil langkah tegas, termasuk mutasi hingga demosi.
Menutup arahannya, Ahmad Fadly meminta seluruh ASN tetap konsisten menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK dalam bekerja. Ia juga mengingatkan agar keterbatasan fiskal daerah tidak dijadikan alasan untuk menurunkan produktivitas.
Meski kondisi keuangan daerah tengah menghadapi tantangan, Ahmad Fadly menegaskan bahwa aparatur tetap harus bekerja maksimal dan menunjukkan komitmen penuh dalam menjalankan tugas.











